Tips Memilih Rumah/Properti yang baik oleh Profesor Properti

Tips memilih Rumah oleh Profesor Properti

Rumah merupakan kebutuhan pokok bagi semua orang. Membeli Rumah juga tidak boleh sembarangan,anda harus memperhatikan aspek-aspek tertentu agar nantinya anda tidak menyesal dengan keputusan anda. Banyak orang tidak mengetahui tips membeli atau memilih Rumah/Properti yang baik padahal hal ini adalah sesuaru yang sangat vital. Profesor Properti sebagai agen Properti mempunyai kewajiban untuk memebrikan anda panduan dalam memeilih rumah yang ideal.Berikut tips memilih rumah oleh profesor properti.

ProfesorProperti membagi 2 kriteria atau aspek yang harus anda perhatikan dalam membeli rumah.

  1. Marketabilitas: lokasi sangat penting sekali dalam bisnis properti. Pastikan lokasi yg kita pilih sesuai dengan keinginan kita dan marketable serta banyak sarana pendukung disekitarnya. Lokasi sangat menentukan sekali harga sebuah rumah. Lokasi berada didalam perumahan dan diluar perumahan tentunya harga dapat berbeda, namun faktor sarana umum lainnya juga sangat berpengaruh terutama kemudahan akses jalan, tempat pariwisata, perbelanjaan, pertokoan serta pendidikan.
  2. Legalitas: pastikan bangunan rumah berdiri diatas sertifikat hak milik (shm) atau hak guna bangunan (shgb). Sebuah rumah seyogyanya juga harus memiliki imb, karena imb merupakan izin mutlak pemerintah dalam membangun rumah. Apabila sebuah rumah tidam memiliki imb, bisa saja nanti dikemudian hari dapat digusur oleh pemerintah.

Berdasarkan 2 aspek diatas, Profesor properti membagi prioritas pemilihan rumah menjadi 4 kategori:

  • Kategori X: jika kita memilih rumah dalam kategori ini, maka kita memilih rumah yang tepat. Marketabikitas bagus dan legalitas bagus. Kita akan mudah menjual kembali rumah tersebut dan apabila kita menginginkan untuk mengajukan pinjaman ke bank maka kita dapat dengan mudah untuk memperolehnya. Kategori ini umumnya yang digunakan oleh pihak perbankan dalam memilih objek jaminan. Kategori ini biasanya berada dalam lingkungan perumahan yg fasilitas umum dan sarana lainnya lengkap serta legalitas rumahnya lengkap berupa shm/shgb dan imb ada.nilai rumah dalam kategori ini umumnya tinggi
  • Kategori y: kategori ini merupakan alternatif pilihan kedua dalam memilih rumah. Kondisi marketabilitas rumah bagus, terdapat banyak fasum dan saranan pelengkap lainnya namun kondisi legalitas masih kurang. Kondisi ini biasanya rumah berada dalam pusat kota namun leagilitas masih belum sertifikat atau masih berupa ajb/petok d. Rumah kondisi ini masih bisa kita pilih asalkan legalitasnya bisa kita tingkatkan lagi menjadi shm/shgb. Pastikan legalitasnya tersebut tidak sengketa atay bermasalah dalam proses hukum. Umunya katgeori ini runah tsrsebut lebib murah dibanding kategori x, org yg cerdik bisa melihat celah ini sebagai keuntungan karena dgn kondisi murah bila kita beli dan sertifikat bisa kita tingkatkan maka harga rumah tersebut juga akan ikut naik.
  • Kategori w: kategori ini merupakan alternatif pilihan ke ketiga jika kita tidak dapat memperoleh rumah dalam kategori x atau y. Kategori ini adalah legalitas bagus namun marketabilitasnya kurang. Dalam kondisi nyata sama seperti legalitas lengkap berupa shm/shgb dan imb ada, namun lokasi berada didaerah pinggiran atau berada didaerah yg minim fasum dan sarana lainnya. Harga rumah dalam kategori ini umumnya murah meskipun legalitasnya lengkap. Pihak bank juga masih bisa memproses jika kita memperoleh rumah dalam kategori ini.
  • Kategori z: kategori ini merupakan kategori yabg harus kita jauhi. Karena aspek marketabilitas rendah dan legalitas rendah. Rumah yg kita miliki akan sulit berkembang, dan kita juga akan mengalami kesulitan apabila melakukan pinjaman kedalam perbankan.

Demikian sedikit tips oleh profesor properti. Semoga bermanfaat.Jika anda ingin konsultasi masalah Properti bersama Ahli Properti terbaik kami. silakan email ke : agen@profesorproperti.com. Dan akan kami bahas dalam Rubrik Tanya Properti.

Author
profesorku